Vaginitis Adalah Infeksi Pada Vagina, Wanita Wajib Mengetahui Ini!

Vaginitis adalah infeksi yang terjadi pada vagina. Vaginitis sendiri disebabkan oleh jamur, bakteri, parasit, atau virus. Infeksi ini memang bisa ditangani sendiri tanpa ke dokter. Namun, sangat dianjurkan konsultasi langsung dengan dokter untuk menemukan penyebab pasti dan memilih perawatan yang tepat.

Dilansir dari laman Hello Sehat vaginitis sangat sering terjadi, hampir semua wanita pernah mengalami setidaknya sekali dalam hidup. Vaginitis adalah Infeksi yang bisa terjadi pada wanita usia berapa pun. Wanita muda yang aktif secara seksual biasanya sering terkenal penyakit vaginitis. Kondisi ini bisa ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko.

Berikut gelaja-gejala umum vaginitis:

  • Cairan vagina berbau tidak sedap dan berwarna aneh
  • Kadar cairan tidak normal
  • Iritasi, gatal, dan rasa tidak nyaman pada area yang terinfeksi
  • Bercak-bercak atau perdarahan vagina ringan
  • Merasakan sakit saat buang air kecil
  • Merasakan sakit saat berhubungan intim

Ciri-ciri vaginitis bisa bervariasi, tergantung jenis vaginitis. Mencari penyebab vaginitis yang tepat adalah kunci untuk pengobatan. Solusi yang paling efektif pasti akan disarankan dokter.  Jenis infeksi infeksi jamur merupakan peradangan yang mudah diatasi, jika Anda dapat mengetahuinya dengan cepat. Anda bisa merawatnya sendiri. Caranya yaitu:

  • Infeksi jamur dapat menggunakan pengobatan khusus.
  • Untuk meredakan rasa tidak nyaman, tempelkan kompres dingin pada area labial, sehingga pengobatan antijamur bekerja.

Penyakit vaginitis adalah penyakit yang bisa dikatakan berbahaya, terutama untuk ibu hamil. Bayi akan lahir secara prematur atau lahir dengan berat badan rendah. Segera periksa ke dokter jika Anda mengalami gejala disertai menggigil, deman, dan nyeri pinggul. Adanya bakteri sebenarnya masih normal, selama jumlahnya seimbang. Vaginitis sendiri terjadi ketidakseimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat di vagina.

Sedangkan untuk mengatasi vaginitis yang disebabkan alergi atau iritasi, dokter akan menyarankan untuk menghindari penyebabnya, misal sabun pembersih vagina. Selain itu, dokter juga memberikan obat-obatan untuk meredakan gatal dan peradangan pada vagina. Vaginitis yang dibiarkan begitu saja akan menyebabkan komplikasi-komplikasi tertentu.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meringankan vaginitis, sekaligus mempercepat proses penyembuhan. Jangan membasuh bagian dalam vagina, jaga agar area intim dan sekitarnya tetap bersih dan kering, kenakan pakaian dalam yang tidak ketat, dan tidak berganti-ganti pasangan seksual. Menanganan yang cepat dan tepat bisa meminimalisir komplikasi yang tidak diinginkan.

Vaginitis biasanya ditandai dengan keputihan yang tidak biasa, mulai dari perubahan warna, bau, dan bentuk. Vaginitis yang disebabkan oleh parasit yang merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual. Sedangkan virus herpes simpleks bisa menyebabkan bibir vagina seriawan. Perlu diperhatikan kembali, apakah benar-benar mengalami vaginitis atau tidak, karena vaginitis yang disebabkan infeksi obatnya tidak bisa sembarang. Jika salah memberi obat, tentu pengobatan yang tidak efektif.

Dapat disimpulkan bahwa vaginitis adalah penyakit peradangan pada vagina, untuk memastikannya sangat dianjurkan konsultasi dengan dokter terdekat. Penyebab vaginitis yang dialami akan mengetahui penyebabnya, sehingga pengobatan bisa diberikan sesuai pemeriksaan. Jangan sampai menunggu penyakit itu menjadi berbahaya.

Setelah mengenal lebih jauh penyakit peradangan pada vagina, tentu menjadikan Anda untuk merawat atau menjaga kebersihan organ intim, dokter bahkan menyarankan untuk menggunakan tisu kering, bukan tisu basah, tidak membasuh bagian dalam vagina, dan ganti pakaian jika sudah terasa lembab. Penanganan yang cepat dan benar bisa meminimalisir komplikasi yang tidak diinginkan. Sakit itu tidak mahal, yang mahal adalah cara pengobatannya.