Jenis Pemeriksaan yang Dilakukan pada Benjolan Payudara 

Benjolan payudara merupakan jenis penyakit yang awalnya tidak terasa sakit. Lalu lama kelamaan membuat Anda merasakan nyeri dan tidak nyaman. Ketika mengalami masalah ini segera cari tahu penyebab timbulnya benjolan dengan melakukan pemeriksaan. Ini jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui benjolan pada payudara Anda.

  1. Mammografi

Pemeriksaan mammografi merupakan jenis pemeriksaan dengan cara menggunakan foto rontgen pada payudara. Tahap pemeriksaannya payudara pasien akan ditekan sampai gambar jaringan pada payudara dapat terlihat lebih jelas.

Cara pemeriksaan ini dapat mengetahui berbagai jenis kelainan pada payudara. Selain benjolan juga dapat mengetahui adanya penumpukan kalsium, atau jaringan yang padat di payudara. Anda bisa lebih cepat untuk melakukan penanganan.

  1. Ultrasonografi

Ultrasonografi yang lebih dikenal dengan singkatnya yaitu USG. Pemeriksaan untuk benjolan payudara dengan cara menggunakan gelombang suara sampai menghasilkan gambar. USG ini akan membantu membedakan bentuk benjolan yang padat dan benjolan yang bentuknya cair.

Waktu pemeriksaan payudara dengan cara ini dilakukan 7 sampai 10 hari setelah haid selesai. Anda nantinya akan diminta untuk membuka baju dan mengangkat tangan ke arah atas. Diberikan gel yang terasa dingin di kulit saat dioleskan. Proses pemeriksaan akan berlangsung selama 30 menit atau bisa lebih lama jika perlu pemeriksaan yang lebih detail.

  1. MRI

MRI merupakan jenis pemeriksaan yang menggunakan medan magnet dan gelombang suara untuk mendapatkan gambar bagian organ tubuh. Pemeriksaan ini haslilnya lebih teliti untuk mengetahui keberadaan benjolan pada payudara. Gambar yang dihasilkan dari pemeriksaan akan terlihat sangat jelas.

Keunggulan melakukan pemeriksaan ini dari pada yang lainnya adalah detail gambar untuk jaringan lunak yang jelas. Anda tidak berisiko mengalami radiasi dan gambar yang dihasilkan membantu untuk mendiagnosis kondisi kesehatan di bagian dada. Selain itu pemeriksaan juga akan dilakukan untuk melihat perkembangan pengobatan yang dilakukan.

  1. Duktografi

Pemeriksaan selanjutnya untuk dilakukan pada benjolan di payudara adalah duktografi atau galaktografi. Sebuah pemeriksaan yang dilakukan untuk pengambilan gambar kelenjar payudara dengan menggunakan mesin foto Rontgen.

Pemeriksaan ini akan  membantu untuk mengetahui penyebab keluarnya cairan dari bagian puting. Proses pemeriksaan ini diawali dengan pemberian suntikan kontras ke bagian puting. Anda tidak perlu khawatir saat melakukan pemeriksaan ini. Cairan yang keluar akan dapat diatasi dengan lebih cepat.

  1. Biopsi

Selanjutnya dapat melakukan pemeriksaan biopsi yang merupakan prosedur pengambilan sampel benjolan di bagian payudara. Pemeriksaan akan dilakukan laboratorium. Metode biopsi yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan bagian payudara ada yang menggunakan aspirasi jarum halus. Ada dengan bedah, menggunakan bantuan vakum, dan menggunakan jarum inti.

Anda dapat memilih akan melakukan jenis pemeriksaan dengan cara apa untuk mengetahui penyebab atau cara mengatasi benjolan payudara. Apa pun jenis pemeriksaan yang dilakukan tentunya harus dengan pengarahan atau dilakukan oleh dokter yang ahli di bidangnya.